Showing posts with label Stupid things. Show all posts
Showing posts with label Stupid things. Show all posts

January 27, 2011

weird

not feeling well 've been vomiting for quite a few times now :"( and i have to study. argh.
im just so bored. im so lazy to study. idk why im so tired this days! okay those arent important info i just dont know wht to write im so confused but i wanna write sumthing..
its 19.15 im usually asleep at this point of time but my eyes wont shut (eventhough i want to) my brain wont stop thinking of unimportant stuffs.
okay i better stop writting cause none of this is making sense.
im gonna get back to my liqo hw.
hhahaha xp thats a lot of writting,

December 31, 2010

new year's eve

I actually like new year's eve. I spend it with my beloved family. We watch the fireworks from the windows. It's quite peaceful and relaxing.
I don't go out. Maybe there is something wrong with me hahaha xp, but I don't really care.
Honestly, I have friends but I'm just not the partying type.

November 25, 2010

heyya there :)

hello folks! do you miss me? seems not hhaha xp
and of course hello my blog :) looong time no update ya? hhahaha sorry. sorry for the long time no post.
the 1st reason IS the schedule was so errrgh!
the 2nd reason IS lazy xp
I was really busy and didn't know what I have to tell to you *muahmuah -yes I start my "lebay" mode- but I'll keep post it :D maybe I'm "norak" or what but, now I want to tell you about "gaptek."

Q: SIAPA YANG GAPTEK?
A: TYAS DESSANDIE

jadi.. begini.. kemarin (entah hari apa).. waktu si oom dan maul lagi anteng-anteng di depan laptop, lagi nunggu giliran uji kualifikasi, dan TENGTENGTORENG datanglah TYAS DESSANDIE, lalu terjadilah percakapan berikut:

TYAS: eh, lagi buka apa?
OOM: blitzmegaplex
TYAS: emang mau nonton apa?
OOM: belom tauu.
TYAS: eh eh, apaan tuh (sambil nunjuk-nunjuk norak)
OOM: harpot.
TYAS: emang udah keluar yaa?
OOM: -makanin kabel LAN-

dan. it's like ring a bell!
AKU KE MANA AJAAA??? ckckck.
I don't know actually why I feel so busy. I (almost) never watch TV and watch music channels. so, if you ask me about what happen in our entertainment, I'll answer I don't know anything.

October 28, 2010

being 12 greaders was never easy

Nasib memang. Hidup ini tiba-tiba menjadi pilu saat musim 'kebut laporan', ujian...
Kadang-kadang jalan suratan tak adil.
Ataukah ini pertanda?
Pertanda bahwa ujian itu kejam?
Pertanda bahwa hidup ini tak semudah membalik telapak tangan?
Pertanda bahwa sudah saatnya meninggalkan masa remaja yg penuh dengan senang-senang?
Pertanda bahwa TYAS DESSANDIE HARUS BELAJAR LEBIH KERAS?

Baiklah. Baiklah. Hidup, lihat pembalasan saya.
Nasib, tolong bantu saya.
Saya sudah jera.

September 24, 2010

i love riau

Sekedar hi aja kali ini, belum ada mood buat posting. Karena sebenernya banyak banget yang mau ku tulis di minggu ini. Cuma ya gitu deh... Lupa mulu. And of course, lazy yeah -_-

Tugas aja belum aku kerjain, gimana mau posting blog. Too many things in my mind that make me confused. Jadi aku mau menyelesaikan dulu satu persatu yeah! GANBATTE!!!!
dan ini.. hmm cuma buat iseng-iseng aja karena di sini (kebayoran) nganggur abis zzz..

sebelum ke bandara, mampir ke sini dulu nih.
sempat main ke sini. tapi gak beli apa-apa :p
masjid an nur di pekan baruuu
masjid istiqamah di bengkalis

ini rumah siapa hayooo?! rumahnya BUPATI BENGKALIS!!!
ingat! aku pernah mengantri di sini selama hampir ENAM JAM! Zzzz

kampung halaman tak kan ku lupaaa


*all images are taken from google*









reason, that I can't reached up for you

i hope you pleased to read this, mean this, and just look over this if you want : ' /

I know.
I was disappointing you so much, you know sometimes I just want you to know, how much I care, how much I 'look after' you, just like you did to me. Don't be, everyone's know you're so much protecting me, thank you.
And I hope you will.
Forgiving.
Me.
Like I did to you, every single mistakes you had to me, I do accepted your sorry, even if I was too bad for that forgiveness, I mean sometimes I just don't know how, um yeah you know me.
Remember.
Remember, we all stumble, every one of us. That's why it's a comfort to go hand in hand. I hope you'll texting me, give me a hand and say "I do" that's enough, I let everyone's know (you know, my blog isn't just for me, it's everyone seen) how much I want you to know, what I really feel now.
I hope you just realize, look back, look at me.. I know you, you know me ... I hope you do, really do love me, I trust you :)

For every minute you are angry, you lose sixty seconds of happiness

thank you for reading, love you.

September 3, 2010

Main ke puri

Oh hai (kalimat pembuka yang menjemukan!) apakah ada sesuatu yang terlupa? Hmm. Yap! Aku belum cerita mengenai sekelumit pengalaman impromptu ku yah kemarin?
So, kemarin aku kan main ke rumah mba wulan. Yah niatnya sih mau nge-geratakin en ngebakar rumahnya dan seluruh rumah di komplek haha becanda deng!
Dan ternyata aku malah diajakin (atau diajarin?) masak. Yah, wajahku kubuat seceria mungkin waktu denger hal itu. Yah seperti kalau aku disuruh datang ke pemakamanku sendiri. Padahal kaan.. Okeh okeh daripada membahas ketidakbecusanku dalam dunia kuliner, bukankah lebih baik kalau aku memberitahu kalian bahwa aku ini anak yang manis, lucu, pintar, lemah lembut, dan layak dicintai??
Hhh, sudahlah! Aku malah jadi lupa tadi mau ngomong apa sih? Kok malah jadi ngawur ngelantur gini? (emang tiap posting gini ya xp).

Siapa sih yang ngomong memasak itu menyenangkan? Kayaknya orang itu harus ikut "kelas masak-memasak" yang kuikuti dengan mba wulan. Bagi amatir, atau bahkan orang yang jauh dari kata amatir seperti aku, memasak itu, well.. gimana yah..
Mungkin akan lebih sederhana kalau aku menuliskannya dalam bentuk daftar seperti di bawah ini.

Tiga Jam Belajar Memasak Bersama Mba Wulan
1. Aku jadi tau kalau satu siung bawang putih = satu butir bawang putih. Dulu aku pikir satu siung itu ya, satu bonggol bawang putih berisi berbutir-butir bawang. Komentar mba wulan: "Untung kamu dulu gak inisiatif masak sendiri."
2. Aku baru tau kalau ada berbagai teknik memotong. Waktu mba wulan memintaku memotong bawang bombay, aku memotongnya jadi dua dan kuanggap pekerjaanku selesai. Komentar mba wulan: "Mungkin mba kurang jelas ngasih perintahnya. Tapi kamu juga mikir dong, san (di lingkungan keluarga dan sekitar rumah, aku biasa dipanggil 'santi' yang asalnya dari desSANDIE, sandie nya diplesetin jadi santi *maksa -______-*). Apa kamu pernah makan makanan yang isinya bawang bombay melulu yang ukurannya sebegitu besar?"
3. Aku jadi ngerti makna celemek yang sebenarnya. Selain tempat mengelap tangan kalau kotor, juga bisa mengelap air mata dan ingus waktu mencincang bawang.
4. Aku nyaris menghanguskan dapur dan mungkin juga seluruh isi rumah. Mana aku tau kalau menggunakan oven listrik, gak perlu memasukkan lighter ke dalamnya? Oke, mungkin aku juga yang bego karena cuma tau cara menyalakan oven gas. Aku juga taunya karena pernah nonton acara masak-memasak di tv.
5. Ternyata memasak itu cukup menyenangkan! Kalau mengabaikan tiga plester yang harus kupakai di jari, satu jempol kaki yang tertimpa piring (untungnya melamin, jadi gak pecah), air mata mengalir tak henti (jangan lupakan juga keringat) yang mungkin ikut meramaikan rasa masakan.
6. Untung mama gak ada di sini. Karena mama dulu pernah berniat mau memotret berbagai poseku waktu belajar memasak. (untung aja mama gak seiseng itu untuk memotretku waktu aku belajar menggunakan toilet. Eh, tunggu dulu, barangkali mama dulu memang melakukannya! TIDAAAAK!!)

mba wulan ternyata cukup bagus juga dalam mengajar. Mungkin karena dengannya, aku gak bisa menggunakan berbagai alasan yang pasti ampuh kalau kugunakan di depan om sadi. Om sadi, oh tentu saja!, akan panik dan berkeras membawaku ke UGD kalau aku berpura-pura kena serangan asma (atau serangan jantung?) saat mencincang bawang. Kalau mba wulan cuma menatapku sekilas, kemudian memintaku terus memotong *lehernya!*. Mba wulan juga gak terpengaruh waktu aku meringis karena jempol kakiku kena piring. Mba wulan cuma bilang, "Lain kali lebih hati-hati." !&%?@#^?!

Jadi bisa dibilang, aku terpaksa. Sebenarnya memasak gak payah-payah amat kok. Cukup menyenangkan, malah! Terbersit pemikiran aneh dalam otakku (jangan mikir macem-macem!). Dulu sih boro-boro aku berniat mau belajar masak. Tapi sekarang, ah-haa!